blurred citylights

Di perjalanan pulang tadi, ketika malam telah mengetuk minta izin menggantikan senja, melepas lelah hari ini tangan saya bergerak melepaskan kacamata. Berniat untuk memejamkan mata, namun pemandangan di luar jendela tidak mengizinkan saya. Melihat jalan raya, saya kemudian teringat kalimat yang pernah kamu ucapkan. Kini saya melihatnya. Mereka, lingkaran-lingkaran kecil cahaya yang berpendar, menyatu dan menyebar, bergerak lurus atau melingkar, menari dan menghibur saya seakan berkata

“Tenang, sayang, ada kami di sini yang akan menutup harimu dengan senyuman.”

Terpejam, mereka mengantar saya terhempas dalam lelap tanpa mimpi.
Terima kasih ya, lingkaran-lingkaran cahaya.

Advertisements